Sekeping Nostalgia dengan Blogdetik

AKU pernah punya pengalaman manis dengan Blogdetik.

Dengan Blogdetik, aku pertama kali menjadi blogger, merasa bangga menjadi blogger dan tetap merasa bangga.

Di Blogdetik, aku pertama kali menemukan “teman di dunia maya”. Bercanda, saling ledek dan berdiskusi dengan  sesama blogger. Sebagian kecil di antara “teman” itu tetap menjadi teman hingga kini. Sebagian besar sudah hilang. Lenyap. Melayang. (Mungkin mereka tak benar-benar lenyap, hehehe. dan kata “melayang” itu tentu saja hiperbola, haha).

Di Blogdetik, dulu, aku pernah merasa menjadi bagian dari komunitas. dan bangga karenanya. Ya. Dulu, aku pernah merasa menjadi anggota Dblogger. Karena saat itu Dblogger identik dengan Blogdetik, aku sempat menyangka kalau semua blogger yang ngeblog di Blogdetik otomatis menjadi anggota Dblogger. Belakangan aku mendapat informasi bahwa untuk menjadi anggota Dblogger harus daftar. Dan setelah terjadi “kesalahpahaman” dengan beberapa teman yang menjadi pengurus (salah paham yang jika dipikir dan diingat sekarang rasanya konyol, aneh dan kekanak-kanakan, hehehe), aku “pisah ranjang” dengan Dblogger, hehehe.

Di Blogdetik, aku mendapat banyak pengalaman perharga. Bukan hanya pengalaman menulis, namun juga pelajaran kehidupan.

Dulu itu, saking senangnya pada Blogdetik, aku sampai membuat beberapa blog, dengan identitas dan genre yang berbeda. Aku, bersama seorang teman di dunia maya, juga membuat blog duet, Rumahkayu. (Blog Rumahkayu kelihatannya belum diupdate setelah Blogdetik mengubah tampilan).

Aku juga pernah membuat buku, yang sebagian besar materinya diambil dari tulisan ini dl blog ini. Buku itu kemudian diterbitkan Elex Media Komputindo.

Kini, 2016 sudah menjelang. Bagaimana dengan Blogdetik?

Tadi malam, ketika buka detikcom, tanpa sengaja aku melihat judul tulisan Jayboana. Iseng plus penasaran, aku buka tulisan itu. Tulisan ringan khas Jay yang entah kenapa, membawa angan dan kenanganku pada Blogdetik. Ada semacam rasa rindu untuk menulis kembali di Blogdetik.

Setelah membenahi tampilan, melakukan penyesuaian di sana-sini (penyesuaian minor karena aku gak paham HTML padahal banyak hal yang ingin ditambahkan sementara panduan untuk theme tidak jelas dan rada membingungkan hehe), aku memutuskan untuk kembali menulis di Blogdetik. Di blog ini.

Karena sudah lebih dari setahun gak buka dan gak nulis di Blogdetik, aku gak tahu bagaimana perkembangannya. Siapa saja yang masih nulis? Apakah teman seangkatan, yang ngeblog di Blogdetik sejak tahun 2008 masih nulis?

Apakah Blogdetik masih menjadi alternatif untuk menyalurkan uneg-uneg, ide dan gagasan?

Ataukah Blogdetik kini hanya menjadi bagian dari nostalgia, bagian dari kenangan manis masa lalu?

 


TAGS blogdetik blogger opini


-

Author

@sukangeblog
Seorang yang (pernah) merasa suka (banget) ngeblog namun kini jarang ngeblog karena (sok) sibuk, hehehehe

Follow Me