Bagaimana Tetap Fokus Ketika Ngeblog

9ad6ec26001a21853976985f2077c00d_stay-focused

FOKUS. Itu menjadi masalah bagi (banyak) blogger. Ya, karena hakekatnya ngeblog masih dijadikan sebagai ‘pekerjaan sambilan’ yang dilakukan di sela-sela kerja kantoran, mengurus rumah tangga, studi atau perkuliahan. Banyak blogger yang susah fokus, sehingga update blog pun kerap tertunda atau terbengkalai.

Bagaimana caranya supaya tetap fokus ketika ngeblog? Berikut beberapa skenario yang biasa menimpa blogger, dan kiat untuk mengatasi.

1. Ping! Anda sedang asyik menulis ketika notifikasi BBM menyatakan ada teman yang ingin ngomong. Anda sedang enak menulis ketika ada SMS masuk. Anda sedang menulis ketika notifikai Facebook menyatakan ada teman yang mengajak chating.Skenario ini biasa terjadi karena realitanya kita tak bisa terpisahkan dari sosmed. Kita senantiasa terhubung dengan teman atau kerabat, melalui perangkat elektronik. Solusinya, jika kebetulan sedang mood menulis, tak ada salahnya Anda menon-aktifkan notifikasi di sosmed. Rubah nada dering ponsel menjadi nada getar. Sebelum men0n-aktifkan atau mengubah nada getar, pastikan Anda sedang tidak menunggu telepon penting dari atasan, klien, atau calon mertua, hehehe. Artinya pastikan tak akan ada momen penting yang terlewat ketika untuk sementara waktu Anda tidak aktif di dunia digital.

2. Anda sedang mencari tambahan referensi untuk menulis melalui Paman Google ketika perhatian Anda tertuju ke link gosip terkini artis terkenal, atau artikel tentang sepakbola yang belum Anda tahu. Anda kemudian menghabiskan waktu untuk melahap berita selebriti atau sepakbola, dan akhirnya lupa tujuan semula yakni mencari referensi tulisan.

Ini kejadian yang juga biasa menimpa blogger. Solusinya, ambil secarik kertas dan spidol. Kemudian tulis besar-besar “Tetap Fokus” dan tempelkan di dinding tepat di depan Anda menulis. Tulisan itu bisa jadi pengingat supaya perhatian Anda tidak teralihkan oleh hal-hal yang tak penting.

3. Anda sudah siap menulis ketika anak di rumah, atau keponakan, membuat kegaduhan sambil berteriak dan berlari di dalam rumah. Atau ibu kos yang bertengkar hebat dengan suaminya. Atau tetangga sebelah yang memutar musik keras-keras. Atau rekan sekantor yang tak henti-hentinya mengacau.

Bagi banyak blogger, keributan merupakan musuh untuk tetap fokus. Banyak yang gak bisa menulis dengan enak jika suasana sekitar riuh rendah oleh keributan. Jika ini yang terjadi, tunggu sampai situasinya memungkinkan. Cari waktu menulis ketika suasana sedang sepi: menjelang tengah malam atau dini hari. Atau, cari lokasi yang memang sepi. Cafe atau restoran, misalnya.

4. Anda sudah bersiap menulis ketika teringat bahwa di saat yang sama ada pertandingan big match Liga Inggris. Atau sinetron kesayangan sedang seru-serunya. Atau pacar yang mengajak nonton seri terakhir film The Hobbit.

Jika ini yang terjadi, tentukan apa yang menjadi prioritas. Apakah nonton sepakbola, sinetron atau pacar lebih penting dari menulis? Jika itu yang penting, alokasikan waktu yang pas supaya bisa menulis dengan enak. Karena Anda tak akan bisa fokus menulis jika di saat yang sama pikiran teralihkan oleh gebyar pertandingan sepak bola atau jeritan tokoh utama di sinetron.

5. Anda sudah siap menulis. Suasana mendukung. Namun Anda hanya menatap layap laptop seperti zombie, karena tak tahu apa yang akan ditulis.

Jika ini yang terjadi, segarkan pikiran Anda. Beranjaklah, Berjalan keliling rumah, atau duduk di kursi sambil menghirup kopi panas atau coklat hangat. Menyegarkan diri sekitar 15 menit akan membuat Anda fresh. Dan ide menulis akan datang bertubi-tubi.

Salam


TAGS #SemangatNgeblog semangat ngeblog ayo ngeblog


-

Author

@sukangeblog
Seorang yang (pernah) merasa suka (banget) ngeblog namun kini jarang ngeblog karena (sok) sibuk, hehehehe

Follow Me